Dampak Malas Menggunakan Sunscreen Untuk Kesehatan Kulit

Ada tidak sedikit faktor yang bisa menyebabkan kehancuran pada kulit, salah satunya sinar matahari. Meski bisa menjadi sumber vitamin D yang baik untuk kulit, dalam jumlah yang berlebihan sinar matahari bisa menyebabkan pelbagai masalah. Namun, anda tak butuh khawatir sebab risiko ini dapat ditangkal dengan teknik rutin memakai sunscreen atau tabir surya. Lantas, masalah kulit apa saja sih yang dapat anda alami bila malas memakai tabir surya?

Telangiektasis adalah sebuah situasi melebarnya pembuluh darah kecil yang sedang di permukaan kulit. Kondisi ini dapat mengakibatkan kulit wajah mempunyai garis halus berwarna merah atau kebiruan dengan pola laksana jaring. Telangiektasis https://www.faunadanflora.com umumnya hadir pada lokasi pipi, mata, atau hidung, dan sering terjadi pada seseorang yang mempunyai kulit berwarna putih. Agar terhindar dari masalah ini, tidak boleh lupa untuk memakai tabir surya masing-masing hari, ya! Selain diakibatkan oleh penyampaian sinar matahari yang terlampau lama, situasi ini pun dapat diakibatkan oleh hal genetik, usia, atau kejangkitan alkohol.

Memicu penuaan dini

Seiring dengan meningkatnya usia, kulit kita pun akan merasakan penuaan. Namun, situasi ini bisa terjadi lebih cepat dampak beberapa faktor. Salah satunya, penyampaian sinar matahari. Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa 90% penuaan kulit yang terjadi pada seseorang diakibatkan oleh matahari. Dengan memakai tabir surya yang mempunyai SPF paling tidak 15, kamu dapat mengurangi penuaan kulit sejumlah 24%.

Menyebabkan timbulnya flek hitam atau sunspot

Sunspot adalahflek berwarna kecokelatan yang hadir pada lokasi wajah yang terkena matahari. Umumnya, situasi ini baru hadir di umur 40 tahun. Namun, kemunculannya termasuk bervariasi, tergantung sejumlah apa penyampaian matahari yang diterima seseorang. Sebenarnya sunspot tidak riskan dan tidak butuh dihilangkan, tetapi tidak sedikit perempuan yang memilih guna menghilangkannya demi dalil kecantikan.

Menimbulkan jerawat

Paparan matahari dapat mengakibatkan kulit kering dan dehidrasi. Nah, ketika kulit menjadi kering, kelenjar minyak bakal memproduksi minyak secara berlebih dan merangsang terbentuknya blemish. Di samping itu, sinar matahari pun dapat merangsang tumbuhnya jerawat Aestivalis. Jenis jerawat ini umumnya hadir antara umur 25 sampai 40 tahun, dan adalahreaksi yang muncul dampak reaksi bahan kimia dan sinar matahari.

Meningkatkan risiko kanker kulit

Tahukah kamu? Kanker kulit adalahsalah satu jenis kanker dengan jumlah permasalahan tertinggi. Bahkan di Amerika Serikat, jumlah permasalahan kanker kulit lebih tinggi dikomparasikan dengan jumlah permasalahan kanker lainnya. Kanker kulit pun tergolong mematikan, sampai-sampai tidak boleh disepelekan. Dengan memakai tabir surya masing-masing hari, anda dapat meminimalisir risiko menderita kanker kulit.

Sumber : https://www.bukumedis.com

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *