Sudah nonton film ‘Dua garis Biru?’ Gimana menurut kalian tentang jalan cerita dan pembawaan karakter pemainnya? Sukses membuat baper? Itu dia karena hadirnya Angga Yunanda dalam ‘Dua garis Biru’ bersama Zara eks JKT48 yang berhasil memukau penonton dengan acting yang natural dan sukses bikin banjir air mata. Ide ceritanya yang lain dari biasanya dan terkesan berani ini berhasil ‘memukul’ kaum generasi muda untuk tetap berhati-hati dalam pergaulan. Karena cinta yang terlewat ‘batas’ pada akhirnya akan pengorbankan perasaan dan air mata, apalagi ini usia mereka dalam cerita yang dikatakan masih SMA. Sungguh film yang berkesan dan penuh dengan nilai moral.

Yups, Inget ‘Dua garis Biru’ pasti inget dong dengan pemeran Bima, Seorang anak laki-laki yang menyukai Dara teman sekolahnya. Bima yang diperankan oleh Angga Yuhanda dan Dara yang diperankan oleh Zara eks JKT48. Nah, penasaran gak tentang profil dan fakta-fakta tentang Angga Yuhanda? Kita akan kupas tuntas disini.

Angga Aldi Yuhanda lahir di Lombok Nusa Tenggara Barat, 16 Mei 2000 dan berzodiak taurus meniti karir dari usia remaja, diawali dengan model dan membintangi sinetron pada tahun 2015 di stasiun TV Swasta berjudul Malu-malu kucing dan Mermaid In love. Angga berhasil mencuri perhatian dengan mukanya yang innocent. Sebagai bagian dari keluarga yang mencintai dunia pendidikan. Angga menjadi anak bungsu dari dua bersaudara dari ayah yang bernama Muhammad Nasir Sedo dan Yuliati Mahsun.

Lahir dari keluarga Islam, Angga yang memiliki tinggi badan 175 cm ini menjalani masa kecil dan pendidikannya di Lombok. Hingga akhirnya, Angga berkarir di dunia Entertainment, sehingga pendidikannya harus dijalani di Jakarta dengan metode Homeschooling. Walaupun begitu, ditengah kesibukan Angga sebagai aktor, Angga tetap menomorsatukan pendidikan hingga ia bercita-cita menjadi dokter.

Dalam perjalanan karirnya, Angga yang mengawali karir sebagai model dan membintangi sinetron Malu-malu kucing dan Mermaid In love, melanjutkan kiprahnya dengan merambah ke dunia perfilman. Tampil perdana dalam film horor di tahun 2018 yang berjudul ‘Sajen’. Dilanjutkan ke film Tabu, Melodylan, Sunyi dan Dua Garis biru di tahun 2019.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *